REVIEW BUKU

Untuk MemenuhiTugas Mata Kuliah Penelitian Pendidikan Matematika

Dosen Pengampu : Prof. Dr. Sutama, M.Pd.

 

 

 

 

 

 

 

 

Disusun oleh :

  1. Anik Sholikhah (A410 090 )
  2. Febrilia Anjarsari (A410 090 166)
  3. Alvian Hidayat (A410 090 )

 

PROGRAM STUDI MATEMATIKA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

TAHUN 2012

BAB I

PENDAHULUAN

  1. A.    Latar Belakang

Penelitian yang bertitiktolakdarimeragukansuatuteoritertentudisebutpenelitianverifikatif.Keraguanterhadapsuatuteorimunculjikateori yang bersangkutantidakbisalagimenjelaskanperistiwa-peristiwaaktual yang dihadapi.Pengujianterhadapteoritersebutdilakukanmelaluipenelitianempiris, danhasilnyabisamenolak, ataumengukuhkan, ataumerevisiteori yang bersangkutan.

Demikianlahteoriberkembangterusmelaluipenelitian, dandengandemikianilmupengetahuanberkembangterustanpabatas.Itulahsebabnyapenelitianditempatkansebagaidarmakeduapadatridarmaperguruantinggisebagailembaga yang mengelolailmupengetahuan.

Padasisilain, penelitianbermanfaat pula untukmemecahkanmasalah-masalahpraktis. Mengubahlahankeringmenjadilahan yang subur, mengubahcarakerjasupayalebihefisien, danmengubahkurikulumsupayalebihberdayagunabagipembangunansumberdayamanusiamerupakancontoh-contohpermasalahan yang dapatdibantupemecahannyamelaluipenelitianilmiah. Hampirsemualembaga yang ada di masyarakat, baiklembagapemerintahanmaupunlembagaswastamelakukanpenelitianilmiahuntukmeningkatkanmutulembagatersebutsupayamenjadilebihbaikdanterusberkembang.

  1. B.       RumusanMasalah

Berdasarkan latar belakang yang telah dibahas sebelumnya maka diperoleh rumusan masalah sebagai berikut:

  1. Apakahdefinisipenelitian?
  2. Bagaimanakarakteristikdanlangkah-langkahpenelitian?
  3. Bagaimanapembagian/ jenis-jenispenelitian?

 

 

 

  1. C.    TujuanPenelitian

Berdasarkan perumusan masalah di atas, tujuan yang ingin dicapai adalah sebagai berikut:

  1. Mengetahuidefinisitentangpenelitian.
  2. Mengetahuikarakteristikdanlangkah-langkahpenelitian.
  3. Mengetahuijenis-jenispenelitian.
  4. D.    Manfaat Penelitian
    1. Manfaat Teoritis

Secara umum penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan informasi pada peningkatan kualitas pendidikan. Utamanyauntukmendapatkankeberhasilandalammelakukanpenelitianilmiah.

  1. Manfaat Praktis

Manfaat praktis dalam pnelitian ini diharapkan mampu memberikan sumbangan bagi guru atau dosen bahwa hasil penelitian ini merupakan informasi yang dapat digunakan untuk keperluan pembinaan pendidikan dan pengajaran terhadap anak didiknya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

RINGKASAN ISI BUKU

  1. A.    Makna Penelitian
    1. Perlunya Penelitian

Seseorang melakukan penelitian memiliki beberapa sebab, yaitu pertama, adanya ketidaktahuan, ketidakpahaman, dan ketidakjelasan akan lingkungan yang begitu luas yang dimiliki manusia. Kedua, dorongan rasa ingin tahu yang begitu besar yang dimiliki manusia. Ketiga, manusia di dalam kehidupannya tentunya selalu memiliki masalah, dan setiap masalah yang dihadapi membutuhkan penyelesaian- penyelesaian, salah satunya dengan melakukan penelitian. Keempat, manusia memiliki sifat yang tidak pernah bisa dihilangkan, yaitu rasa tidak puas akan sesuatu hal yang telah dia capai dan ingin yang lebih sempurna. Hal itu dapat dicapai melalui penelitian.

  1. Pemecahan Masalah

Dalam memecahkan sebuah masalah, banyak cara yang dilakukan oleh manusia. Pertama, secara tradisional yaitu mengikuti kebiasaan. Kedua, secara dogmatis contohnya seorang pencuri dipotong tangannya. Ketiga, berdasarkan bisikan hati. Keempat, secara emosional, contohnya pintu yang terkunci didobrak. Kelima, secara spekulatif misalnya radio tidak berbunyi lalu dipukul-pukul dan akhirnya bunyi kembali. Keenam, dengan melakukan penelitian.

  1. Pengertian Penelitian

Penelitian diartikan sebagai suatu proses pengumpulan dan analisis data yang dilakukan secara sistematis dan logis untuk mencapai tujuan tertentu. Pengumpulan dan analisis data menggunakan metode-metode. Metode penelitian sering disebut juga dengan “metodologi penelitian”.

 

 

  1. Penelitian sebagai pencarian ilmiah yang berpola

Suatu ilmu memiliki tujuan akhir yaitu mengembangkan dan menguji teori. Misalnya kegiatan yang dilakukan siswa atau guru, seorang peneliti dapat memberikan penjelasan umum mengenai hubungan  antara perilaku atau kegiatan pembelajaran. Dari penjelasan umum tersebut terbentuk dalil-dalil, prinsip-prinsip dasar, proposisi yang akan membentuk teori.

  1. Pencarian Ilmiah

Pencarian ilmiah adalah suatu kegiatan untuk menemukan pengetahuan dengan menggunakan metode-metode yang diorganisasikan secara sistematis, dalam mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan data.

  1. Pencarian Berpola

Pencarian berpola merupakan prosedur pencarian dan pelaporan dengan menggunakan cara-cara dan sistematika tertentu, disertai penjelasan dan alasan yang kuat.

  1. B.     Karakteristik dan Langkah-langkah Penelitian
    1. Karakteristik penelitian pendidikan

Sebuah penelitian memiliki karakteristik antara lain yaitu objektivitas. Objektivitas disini adalah adanya keterbukan dalam penelitian dan terhindar dari bias dan subjektivitas. Kedua, penelitian harus memiliki tingkat ketepatan. Ketiga, penelitian dapat diverifikasi, dalam arti dapat diulang dengan cara yang sama atau berbeda. Keempat, sebuah penelitian harus memberikan penjelasan tentang antar fenomena dan menyederhanakan menjadi penjelasan yang ringkas. Kelima, penelitian ditandai oleh sikap dan pendekatan empiris yang kuat. Empiris disini didasarkan atas kenyataan dan bukan berdasarkan pendapat atau kekuasaan. Keenam, semua kegiatan penelitian menuntut penalaran logis, dimana penalaran merupakan proses berpikir menggunakan prinsip-prinsip logika. Yang terakhir, sebuah penelitian memiliki kesimpulan yang tidak bersifat absolut. Semuanya tidak menghasilkan kepastian melainkan yang dihasilkan adalah pengetahuan probalistik.

  1. Langkah-langkah penelitian
    1. Mengidentifikasi masalah

Penelitian dimulai dengan identifikasi masalah yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan.

  1. Merumuskan dan membatasi masalah

Perumusan masalah merupakan perumusan faktor-faktor atau variabel yang terkait dengan fokus masalah. Karena faktor dan variabel dimungkinkan cukup banyak maka perlu adanya pembatasan, yaitu dibatasi pada faktor atau variabel-variabel yang dominan.

  1. Melakukan studi kepustakaan

Studi kepustakan merupakan kegiatan untuk mengkaji teori-teori yang mendasari penelitian.

  1. Merumuskan hipotesis atau pertanyaan penelitian

Hal-hal pokok yang ingin diperoleh dari penelitian dirumuskan dalam bentuk hipotesis atau pertanyaan penelitian.

  1. Menentukan desain dan metode penelitian

Desain penelitian berisi rumusan tentang langkah-langkah penelitian dengan menggunakan metode penelitian, pendekatan, teknik pengumpulan data, sumber data dan alasan mengapa menggunakan metode tersebut.

  1. Menyusun instrumen dan mengumpulkan data

Pengumpulan data dimulai dengan menentukan teknik, penyusunan, dan pengujian instrumen pengumpulan data yang digunakan.

  1. Menganalisis data dan menyajikan hasil

Analisis data menjelaskan teknik dan langkah-langkah yang ditempuh dalam mengolah atau menganalisis data.

  1. Menginterpretasikan temuan, membuat kesimpulan dan rekomendasi

Hasil analisis data masih berupa temuan dan belum ada maknanya. Pemberiaan makna dilakukan melalui interpretasi. Kemudian dibuat sebuah kesimpulan dari hasil interpretasi temuan penelitian tersebut. Dari kesimpulan yang dibuat kemudian disusunlah sebuah rekomendasi dan saran.

  1. C.    Jenis-Jenis Penelitian
    1. Jenis penelitian berdasarkan pendekatan

Berdasarkan pendekatan, penelitian dibedakan dua macam penelitian yaitu penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif. Keduanya memiliki asumsi, karakteristik, dan prosedur penelitian yang berbeda, sebagai mana akan dijelaskan dibawah ini:

  1. Asumsi tentang realita

Penelitian kuantitatif didasarkan pada konsep positivisme yang berasumsi bahwa realita bersifat tunggal. Sedangkan pada penelitian kualitatif didasarkan pada konsep konsruktivisme yang memandang realita bersifat jamak.

  1. Tujuan penelitian

Penelitian kuantitatif bertujuan menjelaskan sebab-sebab perubahan dalam fakta-fakta sosial. Sedangkan pada penelitian kualitatif lebih diarahkan untuk memahami fenomena-fenomena sosial.

  1. Metode dan proses penelitian

Penelitian kuantitatif memiliki prosedur baku yang menjadi pedoman para peneliti. Pada penelitian kualitatif prosedur yang digunakan lebih fleksibel.

  1. Kajian khas

Penelitian kuantitatif menggunakan rancangan penelitian eksperimen atau korelasi sebagai kajian khasnya. Pada penelitian kualitatif menggunakan kajian etnografis.

  1. Peranan peneliti

Dalam penelitian kuantitatif peneliti bertindak sebagai perancang dan melakukan pengujian. Sedangkan dalam penelitian kualitatif peneliti berbaur dengan situasi yang diteliti.

  1. Pentingnya konteks dalam penelitian

Penelitian kuantitatif diarahkan pada menemukan generalisasi universal yang bebas dari konteks situasi. Sebaliknya penelitian kualitatif meyakini pengaruh situasi terhadap hal yang diamati.

  1. Jenis penelitian berdasarkan fungsinya

Penelitian mempunyai dua fungsi utama yaitu mengembangkan ilmu pengetahuan dan memperbaiki praktek. Berdasarkan fungsinya secara umum peneltian dibedakan menjadi tiga, yaitu penelitian dasar, penelitian terapan dan penelitian evaluative. Penelitian dasar sering disebut penelitian murni, penelitian ini diarahkan untuk mengetahui, menjelaskan, dan memprediksi fenomena-fenomena alam dan sosial. Penelitian terapan berhubungan dengan kenyataan-kenyataan praktis, penerapan dan pengembangan pengetahuan yang dihasilkan oleh penelitian dasar dalam kehidupan nyata. Yang terakhir penelitian evaluative, penelitian ini difokuskan pada suatu kegiatan dalam suatu unit tertentu.

  1. Jenis penelitian berdasarkan tujuannya
    1. Penelitian deskriptif

Penelitian ini ditujukan untuk mendiskripsikan suatu keadaan atau fenomena-feneomena apa adanya.

  1. Penelitian prediktif

Penilitian ini ditujukan untuk memprediksi atau memperkirakan apa yang akan terjadi atau berlangsung pada saat yang akan datang berdasarkan hasil analisis keadaan saat ini.

  1. Penelitian improftif

Penelitian ini ditujukan untuk memperbaiki, meningkatkan atau menyempurnakan suatu keadaan, kegiatan atau pelaksanaan suatu program.

  1. Penelitian eksplanatif

Penelitian ini ditujukan untuk memberikan penjelasan tentang hubungan antarfenomena atau variabel.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PEMBAHASAN

  1. A.    Pengertian Penelitian

Di dalam kehidupan sehari-hari manusia memiliki berbagai macam masalah, dan masalah-masalah tersebut tidak selalu dapat diselesaikan dengan cara tindakan saja. Ada halnya masalah yang dihadapi sukar diselesaikan, dan memerlukan penelitian. Ada beberapa pengertian dari penelitian salah satunya pendapat Yoseph (pada Admin, 2012) penelitian adalah art and science guna mencari jawaban terhadap suatu permasalahan. Karena seni dan ilmiah maka penelitian juga akan memberikan ruang-ruang yang akan mengakomodasi adanya perbedaan tentang apa yang dimaksud dengan penelitian.

Penelitian dapat juga diartikan sebagai cara pengamatan atau inkuiri dan mempunyai tujuan untuk mencari jawaban permasalahan atau proseso penemuan, baik itu discovery maupun invention. Discovery diartikan hasil temuan yang memang sebetulnya sudah ada, sebagai contoh misalnya penemuan Benua Amerika adlah penemuan yang cocok untuk arti discovery. Sedangkan invention dapat diartikan sebagai penemuan hasil penelitian yang betul-betul baru dengan dukungan fakta. Misalnya hasil Kloning dari hewan yang sudah mati dan dinyatakan punah, kemudian diteliti untuk menemukan jenis yang baru (Admin, 2012).

Pengertian Penelitian menurut Kerlinger (dalam Admin, 2012) adalah proses penemuan yang mempunyai karakteristik sistematis, terkontrol, empiris, dan mendasarkan pada teori dan hipotesis atau jawaban sementara. Beberapa karakteristik penelitian sengaja ditekankan oleh kerlinger agar kegiatan penelitian memang berbeda dengan kegiatan profesional lainnya. Penelitian berbeda dengan kegiatan yang menyangkut tugas-tugas wartawan yang biasanya meliput dan melaporkan berita atas dasar fakta. Pekerjaan mereka belum dikatakan penelitian, karena tidak dilengkapi karakteristik lain yang mendukung agar dapat dikatakan hasil penelitian, yaitu karakteristik mendasarkan pada teori yang ada dan relevan dan dilakukan secara intensif dan dikontrol dalam pelaksanaannya.

Dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa pengertian penelitian adalah sauah seseorang yang dilakukan secara sistematis mengikuti aturan-aturan metodologi misalnya observasi secara sistematis, dikontrol dan mendasarkan pada teori yang ada dan diperkuat dengan gejala yang ada.

  1. B.     Karakteristik dan Langkah-langkah Penelitian

Penelitian merupakan proses yang berjalan secara terus menerus dan tidak akan pernah menemukan hasil akhir karena sering kali penelitian seseorang ditundukkan oleh penelitian orang lain yang mampu membantah kebenaran hasil penelitian sebelumnya. Pentingnya Kegiatan atau kajian yang akan dilakukan, dikaitkan dengan perkembangan teori/ilmu pengetahuan dan fakta /fenomena/kondisi/terakhir.

Secara garis besar, penelitian dimulai dari pembuatan rancangan, lalu pelaksanaan penelitian dan yang terakhir membuat laporan penelitian (infoskripsi, 2012). Menurut (Abdul hamid, 2006) menyatakan bahwa langkah-langkah penelitian adalah sebagai berikut :

  1. Memilih Masalah; memerlukan kepekaan
  2. Studi Pendahuluan; studi eksploratoris, mencari informasi;
  3. Merumuskan Masalah;  jelas, dari mana harus mulai, ke mana harus pergi dan dengan apa
  4. Merumuskan anggapan dasar; sebagai tempat berpijak, (hipotesis);
  5. Memilih pendekatan; metode atau cara penelitian, jenis / tipe penelitian : sangat menentukan variabel apa, objeknya apa, subjeknya apa, sumber datanya di mana;
  6. Menentukan variabel dan Sumber data; Apa yang akan diteliti? Data diperoleh dari mana?
  7. Menentukan dan menyusun instrumen; apa jenis data, dari mana diperoleh? Observasi, interview, kuesioner?
  8. Mengumpulkan data; dari mana, dengan cara apa?
  9. Analisis data; memerlukan ketekunan dan pengertian terhadap data. Apa jenis data akan menentukan teknis analisisnya
  10. Menarik kesimpulan; memerlukan kejujuran, apakah hipotesis terbukti?
  11. Menyusun laporan; memerlukan penguasaan bahasa yang baik dan benar.
  12. C.    Jenis-jenis Penelitian
    1. Penelitian berdasarkan pendekatan

Penelitian berdasarkan pendekatannya dibedakan menjadi dua yaitu, penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif. Sebuah penelitian tidak akan berjalan tanpa adanya metodologi. Metodologi penelitian adalah ilmu yang membicarakan tentang cara-cara dalam melakukan penelitian, sedangkan metode penelitian adalah cara-cara yang harus ditempuh dalam melakukan penelitian yang meliputi prosedur-prosedur dan kaidah-kaidah yang mesti dicukupi ketika seseorang akan melakukan penelitian (Annehira, 2012). Dalam penelitian kuantitatif juga menggunakan metodologi penelitian. Metodologi penelitian kuantitatif adalah metodologi yang berdasarkan data dari hasil pengukuran, berdasarkan variabel penelitian yang ada. Objek kajian dari metodologi penelitian kuantitatif adalah ilmu eksak atau ilmu pasti. Disebut penelitian kuantitatif karena penelitian ini berdasarkan jumlah atau banyaknya (benda) yang ditelitinya, bukan berdasarkan atas mutu kajiannya (Annehira, 2012).

Metodologi penelitian kuantitatif menggunakan teknik wawancara yang dilakukan secara berkala dan berstruktur, jadi tidak cukup hanya dengan sekali wawancara saja. Instrumen yang digunakan dalam metodologi penelitian kuantitatif adalah tes, angket, wawancara, dan skala. Dari sebuah tes yang dilakukannya, para peneliti yang menggunakan metodologi penelitian kuantitatif harus melakukan tes awal atas teori, lalu kemudian menyebarkan angket (pertama) ketika awal melakukan penelitian. Peneliti harus melakukan wawancara tahap pertama, lalu mencatat semua hasil wawancaranya dan mengambil kesimpulan awal dari hasil angket yang disebarkan. Pada tahapan selanjutnya, peneliti harus menyebar angket ulang dan melakukan wawancara lagi dalam jeda waktu yang telah ditentukannya. Hal ini bertujuan untuk semakin memantangkan hasil penelitiannya, apakah penelitian pertama valid atau tidak, barangkali ada perubahan yang signifikan yang terjadi pada objek kajiannya setelah penelitian pertamanya.  Setelah itu, peneliti harus membuat skala, semacam tabel perubahan yang terjadi atas objek kajiannya. Skala ini akan sangat berguna untuk melakukan pembandingan perkembangan objek kajian. Setelah tahapan-tahapan di atas dilakukan oleh peneliti, maka pada tahap akhir, si peneliti harus menyebar angket ulang dan melakukan wawancara lagi. Hal tersebut adalah langkah akhir untuk kemudian mengambil kesimpulan dari objek kajiannya. Hasil akhir tersebut kemudian dibandingkan dengan hasil tahapan penelitian yang lalu untuk kemudian diambil kesimpulan penelitian.

Selain penelitian kuantitatif, berdasarkan pendekatannya ada yang disebut dengan penelitian kuantitatif. Penelitian kualitatif adalah riset yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis dengan pendekatan induktif. Proses dan makna (perspektif subyek) lebih ditonjolkan dalam penelitian kualitatif. Landasan teori dimanfaatkan sebagai pemandu agar fokus penelitian sesuai dengan fakta di lapangan. Selain itu landasan teori juga bermanfaat untuk memberikan gambaran umum tentang latar penelitian dan sebagai bahan pembahasan hasil penelitian. Terdapat perbedaan mendasar antara peran landasan teori dalam penelitian kuantitatif dengan penelitian kualitatif. Dalam penelitian kuantitatif, penelitian berangkat dari teori menuju data, dan berakhir pada penerimaan atau penolakan terhadap teori yang digunakan; sedangkan dalam penelitian kualitatif peneliti bertolak dari data, memanfaatkan teori yang ada sebagai bahan penjelas, dan berakhir dengan suatu “teori (wikipedia, 2012).

Penelitian kualitatif jauh lebih subyektif daripada penelitian atau survei kuantitatif dan menggunakan metode sangat berbeda dari mengumpulkan informasi, terutama individu, dalam menggunakan wawancara secara mendalam dan grup fokus. Sifat dari jenis penelitian ini adalah penelitian dan penjelajahan terbuka berakhir dilakukan dalam jumlah relatif kelompok kecil yang diwawancarai secara mendalam.

  1. Penelitian berdasar fungsi

Berdasarkan fungsinya menurut (Sutama, 2011) penelitian dibedakan menjadi tiga yaitu, penelitian dasar, penelitian terapan, dan penelitian evaluative.

Perbedaan antara penelitian dasar, penelitian terapan dan penelitian evaluative adalah sebagaimana dijelaskan dalam tabel di bawah ini :

Perbedaan Penelitian Dasar Penelitian Terapan Penelitian Evaluatif
Bidang Penelitian Penelitian bidang fisik, perilaku sosial. Bidang aplikasi kedokteran, rekayasa pendidikan. Pelaksanaan berbagai kegiatan, program pada berbagai tempat dan lembaga.
Tujuan Menguji teori, dalil, prinsip dasar. Menemtukan hubungan empiris antar fenomena dan mengadakan generalisasi analitis. Menguji kegunaan teori dalam bidang tertentu. Menentukan hubungan empiris dan generalisasi analitis dalam bidang tertentu. Mengukur manfaat, sumbangan dan kelayakan program.
Tingkat Generalisasi Abstrak, umum. Umum tetapi dalam bidang tertentu. Konkrit, spesifik dalam aspek tertentu.
Penggunaan Hasil Menembah pengetahuan ilmiah dari prinsip-prinsip dasar dan hukum tertentu. Meningkatkan metodologi dan cara-cara pencarian. Menambah pengetahuan yang didasarkan penelitian bidang tertentu. Meningkatkan metodologi dan penelitian dlam bidang tertentu. Menambah pengetahuan yang didasarkan penelitian tentang praktik tertentu. Meningkatkan penelitian dan metodologi tentang praktik tertentu membantu dalam penentuan keputusan dalam bidang tertentu.
  1. Penelitian berdasar tujuannya

Berdasarkan tujuannya ada yang disebut dengan penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif adalah suatu bentuk penelitian yang ditujukan untuk mendeskripsikan fenomena-fenomena yang ada, baik fenomena alamiah maupun fenomena buatan manusia. Fenomena itu bisa berupa bentuk, aktivitas, karakteristik, perubahan, hubungan, kesamaan, dan perbedaan antara fenomena yang satu dengan fenomena lainnya. Penelitian deskriptif merupakan penelitian yang berusaha mendeskripsikan dan menginterpretasikan sesuatu, misalnyakondisi atau hubungan yang ada, pendapat yang berkembang, proses yang sedang berlangsung, akibat atau efek yang terjadi, atau tentang kecendrungan yang tengah berlangsung ( Sukmadinata dalam infoskripsi, 2012).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB IV

PENUTUP

  1. A.    Simpulan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. B.                 Saran
    1. Penulis menyarankan agar nantinya untuk peneliti berikutnya mampu mendalami lebih detai lagi tentang ilmu pengetahuan dan pengetahuan dalam kehiduoannya.
    2.  Untuk bahan kajian berikutnya diharapkan mampu menggunakan sumber teori yang lebih banyak dan menambah bahan kajian untuk review buku ini.

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Sutama. 2011. Metode Penelitian Pendidikan. Surakarta : Fairuz Media.

Annehira. 2012. “Penelitian kualitatif dan kuantitatif”(online), (http://www.annehira.com/penelitian_kualitatif_dan_kuantitatif.htm  diakses tanggal 10 Mei 2012).

Hamid, Abdul. 2006. “Materi Kuliah”(online), (http://www.abdulhamid.files.wordpress.com/materi_kuliah_3-19-feb-06.doc diakses tanggal 10 Mei 2012).

Info skripsi. 2012. “jenis-jenis Penelitian Ilmiah”(online), http://www.infoskripsi.com/resource/jeneis_jenis_penelitian.html diakses tanggal 10 Mei 2012).

Admin. 2012. “Pengertian penelitian-Definisi penelitian”(online), (http://www.ridwanas.files.com/pengertia_penelitian-definisi_penelitian.html diakses tanggal 10 Mei 2012).

 

Wikipedia. 2012 “Penelitian Kualitatif”(online), (http://id.wikipedia.org/wiki/penelitian_kualitatif.html diakses tanggal 10 Mei 2012).

http://www.karyatulisilmiah.com/manfaat-penelitian.html

 

About FEBRILIA ANJARSARI

Mahasiswa FKIP Matematika Universitas Muhammadiyah Surakarta angkatan 2009
This entry was posted in MATEMATIKA. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s